KEMULIAAN DAN DERAJAT BAGI SESEORANG YANG MENUNTUT ILMU
Menuntut ilmu merupakan kewajiban serta perjalanan perjalanan seumur hidup manusia. Melalui ilmu, seorang tidak hanya mengenali dunia sekitarnya, namun juga menjadi cara untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan cara mengangkat derajat seseorang.
Secara garis besar, mencari ilmu (menuntut ilmu) adalah usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh pengetahuan guna menghilangkan ketidaktahuan.
Berbeda dengan pandangan Islam (menuntut ilmu) adalah sebuah usaha sadar dan terstruktur yang dilakukan oleh seorang Muslim untuk mempelajari, memahami, dan menguasai pengetahuan baik ilmu agama (akhirat) maupun ilmu umum (dunia) dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah SWT serta memberi manfaat bagi diri sendiri dan makhluk lain.
Imam Syafi’i mengatakan mencari ilmu itu lebih utama dari pada shalat sunnah. “Lebih banyak pahalanya mencari ilmu yang manfaat dari pada shalat sunnah”.
Nabi Muhammad SAW bersabda.
يَا أَبَا ذَرٍّ، لَأَنْ تَغْدُوَ فَتَتَعَلَّمَ بَابًا مِنَ الْعِلْمِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ أَلْفَ رَكْعَةٍ (حَدِيْثٌ ثَابِتٌ رواه ابن ماجه)
Maknanya: “Wahai Abu Dzarr, jika engkau pergi lalu belajar satu bab ilmu agama, maka itu lebih baik bagimu daripada melakukan shalat sunnah seribu rakaat” (HR Ibnu Majah)
Dalam sebuah hadits masyhur yang diriwayatkan Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كٍلِّ مُسْلِم
Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.”
Dari hadits ini kita menyadari bahwa hukum mencari ilmu adalah fardhu ‘ain dan merupakan sebuah perintah dari Allah yang disampaikan oleh Rasulullah. Sehingga menuntut ilmu menjadi sebuah ibadah bagi kita semua dan ketika melaksanakannya, kita mendapatkan dua keutamaan langsung yakni mendapatkan pahala karena sudah beribadah dan mendapatkan manfaat dari ilmu yang kita pelajari.
Menuntut ilmu juga tidak hanya sebagai kewajiban tetapi juga jalanya seseorang untuk membuka pintu surga, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis berikut ini.
Dari Abu Al Darda ra mengatakan: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga, dan sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya kepada pencari ilmu, karena ridha terhadap apa yang ia perbuat.
Sesungguhnya, penghuni langit dan bumi sampai ikan-ikan di laut pun memintakan ampun bagi orang yang berilmu. Keutamaan seorang berilmu dibandingkan ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama dibandingkan semua bintang-bintang. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambilnya berarti ia telah mendapatkan bagian yang banyak.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Dan Adapun keutamaan lainya, seseorang yang menuntut ilmu akan memiliki derajat yang berbeda di depan manusia maupun Allah SWT. Hal tersebut dijelaskan dalam Al Quran Surat Al Mujadalah ayat 11 yang berbunyi:
وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلْأَنْعَٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
Artinya: “Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
Selain diangkat derajatnya, seseorang yang sungguh-sungguh menuntut ilmu karena Allah SWT maka kualitas dirinya berbeda dengan manusia lainnya yang malas menuntut ilmu. Allah SWT berfirman:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Artinya: …Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az Zumar: 9)
Dari penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa Islam tidak hanya mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu melainkan juga sebagai sebagai wadah untuk keluar dari gelapnya kebodohan menuju Cahaya iman dan takwa. Mengingat begitu mulianya kedudukan para penuntut ilmu bahkan dimohonkan ampunan oleh seluruh makhluk di langit dan di bumi sudah sepatutnya kita senantiasa menjaga niat dan terus melangkah di jalan belajar tanpa kenal lelah.”
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang dipermudah dalam menuntut ilmu dan mendapat derajat yang tinggi disisi Allah swt
